Setelah Menikah, Tasya Kamila Akui Belum Melayani Suami dengan Baik

Abdul Rahman Syaukani Jumat, 28 September 2018 23:45:00
Setelah Menikah, Tasya Kamila Akui Belum Melayani Suami dengan Baik

TABLOIDBINTANG.COM - Tasya Kamila kini resmi menjadi istri dari Randi Bachtiar. Meski tidak ada gejolak dalam bahtera pernikahan mereka, Tasya Kamila mengaku belum sempurna melayani sang suami.

Salah satu penyebabnya, mereka tetap LDR atau menjalani hubungan jarak jauh karena suaminya sibuk bekerja di perusahaan multinasional yang kerap bepergian ke luar daerah bahkan keluar negeri.

“Apa ya, mungkin karena kami hidupnya masih LDR-an. Ketemunya weekend doang, aku belum banyak merasakan melayani suami benar-benar kayak istri-istri konvensional yang harus bikin masakan dan lain-lain,” kata Tasya Kamila saat ditemui di bilangan Kota Casablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (28/9).

Tasya Kamila kini merasa tertantang untuk memberikan perhatian lebih kepada Randi Bachtiar kendati terpisah oleh jarak dan waktu.

“Setelah menikah mungkin tugas utamanya apa ya, lebih care kali ya sama suami. Kalau dulu pas masih pacaran, masih belum mikirin hidup dia. Misalnya dia lagi ngapain, dia capek apa gimana. Kalau misalnya dia di luar dia audah makan apa belum, itu benar-benar aku pikirin. Kesehatannya juga aku pikirin. Kalau dulu mah enggak kepikiran,” paparnya.

Tasya Kamila tidak masalah kembali harus menjalani hubungan jarak jauh meskipun sudah menikah. Dia merasa selagi masih muda, tidak lebih mengutakan pekerjaan untuk investasi di hari tua nanti.

Randi Bachtiar resmi menikahi Tasya Kamila pada 5 Agustus 2018. Pernikahan mereka kala itu  di Ballroom Mutiara Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Saksi nikah pasangan ini ketika itu adalah Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Marjono Rekso Adiputro.

(man / wida)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Wida Kriswanti
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.