Barbie Kumalasari Bantah Isu Keretakan Rumah Tangganya dengan Galih Ginanjar

Altov Johar Kamis, 7 November 2019 23:59:51
Barbie Kumalasari dikabarkan dekat dengan beberapa pria, sementara suaminya, Galih Ginanjar, mendekam di penjara.

TABLOIDBINTANG.COM - Barbie Kumalasari dikabarkan dekat dengan beberapa pria, sementara suaminya, Galih Ginanjar, mendekam di penjara karena kasus video ikans asin. Salah satunya dengan Irfan Sbaztian yang diketahui merupakan kekasih Irma Darmawangsa. Namun Kumalasari menegaskan hingga kini masih tetap menjadi istri Galih.

Terkait rumor Galih Ginanjar yang sudah tidak tahan bersamanya, Barbie Kumalasari menilai mungkin karena dirinya jarang menjenguk. Dikatakan Kumalasari, suaminya juga mengetahui lingkaran pertemanannya lebih banyak pria.

“Mungkin (Galih nggak tahan) karena gue jarang datang kali ya. Kalau untuk pemberitaan apa ya dia tahu kan gue orangnya gimana. Gue memang banyak teman dan kebanyakan cowok semua,” kata Barbie Kumalasari di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (7/11).

Ketika disinggung keinginannya menyudahi rumah tangga dengan Galih, Kumalasari mengaku tidak ada pikiran ke arah sana. Meski ia juga tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi di kemudian hari. Diakui Kumalasari, sejauh ini hubungannya dengan Galih masih baik-baik saja.

“Belum (ingin), nanti kalau gue udah ngomong ye. Kalau sekarang kan gue belum ngomong nih. Sampe sekarang baik-baik aja, enggak ada arah ke sana,” imbuhnya.

Kumalasari tidak pernah menyesal memiliki suami yang mendekam di penjara. Baginya, ini adalah lika-laku hidup yang memang harus dihadapi.

“Enggak nyesel lah, hidup ini enggak ada yang tau,” pungkas Barbie Kumalasari.

(tov / gur)

Penulis Altov Johar
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.