Rey Mbayang Nikahi Dinda Hauw dengan Maskawin Logam Mulia 40 gram

Supriyanto Jumat, 10 Juli 2020 12:30:46
Dinda Hauw dan Rey Mbayang resmi menikah. (Istimewa)

TABLOIDBINTANG.COM - Dinda Hauw dan Rey Mbayang resmi menikah pada Jumat (10/7), pukul 10.00 WIB. Akad nikah digelar di kediaman mempelai wanita, kawasan Cipayung, Jakarta Timu, dengan hanya dihadiri keluarga dekat.

Acara sakral tersebut disiarkan secara langsung lewat aplikasi Zoom. Dinda Hauw dan Rey Mbayang tampak serasi mengenakan baju pengantin warna putih dengan adat Palembang.

Prosesi akad nikah diawali Rey memohon restu kepada ibunda dan kakak laki-laki Dinda Hauw, Kemas Muhammad Ikhsan Revianda, sebagai wali nikah. Disusul, Dinda Hauw meminta izin menikah kepada sang Ibunda dan kakak laki-lakinya. Sambil berjabat tangan, Ikhsan menikahkan Dinda dengan Rey Mbayang dihadapan penghulu sambil menyebut maskawinnya.

“Saya nikahkan dan kawinkan adik kandung saya Nyimas Khodijah Nasthiti Adinda Binti Almarhum Kemas Muhammad Syafei Herman kepada engkau dengan mas kawin logam mulia 40 gram tunai,” ujar Kemas Muhammad Ikhsan Revianda.

“Saya terima nikah dan kawinnya Nyimas Khodijah Nasthiti Adinda Binti Almarhum Kemas Muhammad Syafei Herman dengan maskawin tersebut dibayar tunai,” ucap Reynaldi Mbayang lantang dengan sekali helaan napas.

Mereka sah menjadi pasangan suami istri setelah, Rey Mbayang menyerahkan mas kawin berupa logam mulia seberat 40 gram. Raut wajah bahagia terlihat dari Dinda Hauw dan Rey Mbayang.

Sebelumnya diketahui, Dinda Hauw dan Rey Mbayang telah melangsungkan lamaran pada Kamis (9/7). Proses lamaran tersebut digelar secara tertutup dan hanya dihadiri oleh keluarga dari pihak Dinda Hauw dan Rey Mbayang.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.