Jefri Nichol Ikut Demonstrasi Turun ke Jalan Tolak Omnibus Law

Supriyanto Jumat, 9 Oktober 2020 12:30:23
Jefri Nichol ikut demonstrasi turun ke jalan melakukaan unjuk rasa menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Jefri Nichol ikut demonstrasi turun ke jalan melakukaan unjuk rasa menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja, Kamis (8/10) siang. Momen tersebut terekam kamera dan beredar di media sosial dan viral setelah diunggah ulang oleh akun gosip.

Dalam video yang diposting akun Lambe Turah, Jefri Nichol tampak sederhana dengan kaus oblong putih, tas ransel hitam dengan masker. Pemain film Dear Nathan itu berjalan di tengah kerumunan mahasiswa.

"Demo bersama Jefri Nichol," begitu tulisan yang tertera di video itu.

Belum jelas di mana video tersebut diambil, namun bisa dipastikan kalau Jefri Nichol memang ikut menyuarakan aspirasi buruh atas penolakan UU Cipta Kerja yang disahkkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada, 5 Oktober 2020 lalu.

"Mau ke mana Jef?" ujar seorang pria  mengarahkan kameranya ke wajah Jefri Nichol.

"Enggak tahu, Bang, ikut saja," timpal Jefri Nichol santai.

"Semangat, semangat!" ungkap perekam video.

"Semangat!" tegas Jefri Nichol

Tak lama kemudian, lewat Twitter, Jefri Nichol mengingatkan para demonstran yang turun ke jalan menolak omnibus law untuk selalu menjaga keselamatan.

"Hati hati buat semuanya yang turun ke jalan," tulis Jefri Nichol di akun @jefrinichol

Kini, tweet tersebut telah disukai oleh lebih dari 40 ribu pengguna Twitter. Tak kurang dari 800 tanggapan pun membanjiri kalimat sederhana tersebut.

"Ati-ati juga buat abang," tulis akun @maysyahr***.

"Bang stay save ya," kata akun @dewwi***.

 

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.