Viral, Pemain Meksiko Ini Angkat Paksa Neymar Usai Jatuh di Piala Dunia 2018

Andira Putri Selasa, 3 Juli 2018 14:30:23
Neymar diangkat paksa oleh pemain Meksiko Miguel Layun. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Pemain Meksiko, Miguel Layun, tengah menjadi bahan pembicaraan. Ini karena Miguel Layun mengangkat paksa Neymar dalam pertandingan antara Brasil dan Meksiko pada Piala Dunia 2018, Senin (2/7).

Kejadian bermula saat Miguel Layun melanggar Neymar di tengah pertandingan 16 besar Piala Dunia 2018. Aksi Miguel Layun membuat Neymar jatuh. Neymar pun sempat terduduk lama sambil mengeluh kesakitan.

Meski begitu, pertandingan Brasil dan Meksiko tidak dihentikan. Ini berarti Neymar harus segera berdiri. Sikap Neymar sepertinya membuat Miguel Layun jengkel.

Miguel Layun memutuskan untuk mengangkat paksa tubuh Neymar. Pinggang Neymar ditarik oleh Miguel Layun. Giliran Neymar yang kesal dengan tingkah Miguel Layun. Neymar langsung memandanginya sambil memasang wajah masam.

Video interaksi Miguel Layun dan Neymar tersebut menjadi viral di dunia maya. Menariknya, netizen justru mendukung aksi sang pemain Meksiko. Mereka merasa Neymar bereaksi berlebihan terhadap pelanggaran tersebut.

"Layun harus melakukan ini, jika tidak Neymar akan selamanya duduk di lapangan," kata seorang netizen. "Layun mewakili kita semua ketika melihat Neymar jatuh setiap saat," ujar salah satu netizen. "Ha ha ha Layun tidak peduli dengan omong kosong Neymar," timpal netizen lain.

Interaksi Miguel Layun dan Neymar tidak berhenti disitu. Miguel Layun sempat menginjak kaki Neymar sehingga pemain Brasil ini berteriak kesakitan. Pertandingan pun dihentikan sementara.

(dira/bin)

Penulis Andira Putri
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.