Vino G Bastian Mengenang Almarhum Ibunya: Dia Enggak Pernah Ngeluh

Ari Kurniawan Selasa, 7 Januari 2020 16:00:23
Ibunda Vino G Bastian, Herna Deibby, meninggal dunia pada Selasa (7/1) pagi. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ibunda Vino G Bastian, Herna Deibby, meninggal dunia pada Selasa (7/1) pagi. Almarhumah mengembuskan napas terakhir pada usia 70 tahun, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, sekitar pukul 01.30 WIB.

Vino G Bastian mengenang ibundanya sebagian wanita yang sangat kuat. Tidak pernah mengeluh. Almarhumah sendiri sudah menderita penyakit yang cukup serius sejak beberapa tahu belakangan.

"Awalnya dari diabetes, terus menjalar naik ke ginjal, terakhir ke paru. Paru-parunya infeksi, tapi alhamdulilah justru ketika beliau mau menghadap Allah  semuanya sehat walafiat. Hasil tes terakhir masya Allah hasilnya baik semua, seperti enggak ada penyakit, tapi memang tidak sadar," cerita Vino G Bastian, usai pemakaman ibunya, di TPU Tanah Merah Malaka, Jakarta Timur.

Vino G Bastian (Ari/tabloidbintang.com)
Vino G Bastian (Ari/tabloidbintang.com)

Sejak awal sakit, kata Vino G Bastian, ibunya tak mau anak-anaknya tahu. Almarhumah tak ingin keluarganya cemas.

"Selama hidupnya, dia enggak pernah ngeluh, atau keluar dari mulutnya, 'sakit' gitu. Bahkan kalau misalnya kita antar ke dokter atau periksa, anak-anaknya di suruh tunggu di luar, biar dia yang ngomong sama dokternya sendiri," tutur Vino G Bastian.

"Kalau ada hasil lab-nya yang kira-kira kurang bagus dia simpan, dan lucunya dia robek gitu biar enggak ketahuan anak-anaknya. Itu yang buat kita ngingat itu kadang-kadang lucu," lanjut suami Marsha Timothy itu.

(ari)

 

Penulis Ari Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.