Film Si Doel Barakhir, Vino Bastian dan Indro Warkop Kompak di Tim Zaenab

Ari Kurniawan Selasa, 24 Desember 2019 16:30:00
Indro Warkop berharap Si Doel pilih Zaenab. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kabar akan berakhirnya film Si Doel, sampai juga ke telinga personel Warkop DKI, Indro, dan mantan pemeran Warkop DKI Reborn, Vino Bastian. Keduanya mengaku sebagai penggemar sinetron Si Doel Anak Sekolahan.

Vino Bastian mengaku tak sabar menanti akhir kisah cinta segi tiga Doel, Sarah, dan Zaenab. ”Di akhir kisah Si Doel, gue deg-degan, Si Doel mau milih siapa nih. Gue sih berharap Doel akan memilih Zaenab. Karena dari gue kecil waktu nonton Doel, semua di luar sepi. Semua pada nonton Si Doel,” ujarnya.

Sementara itu, Indro Warkop mengaku sangat bangga dengan keputusan Rano Karno untuk mengakhiri kisah cinta Doel. ”Saya melihat Si Doel akan tetap harum, karena dia berhenti saat sedang di atas. Saya melihat Si Doel dari mulai Benyamin dan disutradarai oleh Sumanjaya, sampai akhirnya dibuat sinetron oleh Rano Karno dan booming banget,” tuturnya.

Sama seperti Vino Bastian, Indro juga berharap Doel akan memilih Zaenab. “Kalau saya melihat dari bibit, bebet, dan bobotnya, Si Doel harusnya memilih Zaenab. Karena kalau dia memilih Sarah, saya takut, ada perbedaan strata,” harapnya.

Film Akhir Kisah Cinta Si Doel memang membuat banyak pecinta film dari berbagai kalangan merasa penasaran. Kisah cinta yang rumit antara Doel, Sarah dan Zaenab, menjadi pemikat cerita Doel. Namun, di awal tahun 2020, Doel akan memberikan kepastian kepada seluruh penggemarnya untuk memilih Sarah atau Zaenab.

Film Akhir Kisah Cinta Si Doel akan tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia pada tanggal 23 Januari 2019.

(ari)
 

 

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.