Karier Terjun Bebas, Paranormal Mbak You Terawang Nasib Ahmad Dhani

Ari Kurniawan Senin, 27 Mei 2019 08:30:46
Ahmad Dhani. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Karier Ahmad Dhani sebagai musisi seolah tenggelam oleh heboh petualangan barunya sebagai plitikus. Sayang, peruntungan Dhani di kancah politik tak mulus. 

Setelah gagal memunculkan namanya dalam bursa calon Gubernur DKI Jakarta, harapan Ahmad Dhani untuk duduk sebagai Wakil Bupati Bekasi juga kandas. Yang teranyar, Dhani bersama sang istri, Mulan Jameela, gagal lolos sebagai anggota DPR RI. 

Ahmad Dhani saat ini mendekam di Rutan Medaeng, Surabaya, Jawa Timur, setelah divonis bersalah dalam kasus ujaran kebencian. Dia juga masih harus menjalani proses hukum terkait kasus serupa di Kota Pahlawan. 

Ahmad Dhani. (Seno/tabloidbintang.com)
Ahmad Dhani. (Seno/tabloidbintang.com)

Paramormal Mbak You mengatakan sejak awal dirinya sudah melihat bahwa terjun ke politik merupakan pilihan yang salah bagi Ahmad Dhani. 

"Saya sudah bilang, saat Dhani terjun ke politik, kehidupan dia akan terjun bebas. Saat ada kesempatan balik ke musik, malah memaksakan diri untuk karier politik, ya jadinya seperti ini," kata Mbak You, kepada tabloidbintang.com.

Mbak Yoi menilai kemampuan politik Ahmad Dhani masih kurang. "Untuk politik dia mentah. Hanya dia ada bersama orang-orang besar, jadi punya percaya diri."

Mbak You. (Seno/tabloidbintang.com)
Mbak You. (Seno/tabloidbintang.com)

Kendati tidak mudah, Mbak You meramal masih ada peluang bagi Ahmad Dhani untuk membangun kembali kariernya. Tapi, tentu saja bukan di dunia politik. 

"Kalau kembali ke musik, dia masih bisa lebih baik. Bisa naik lagi. Kalau di politik dia akan terus bermasalah," tutup Mbak You. 

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.