Abdel Senang Dipercaya Memandu Program Qari Indonesia saat Ramadhan 2019

Altov Johar Kamis, 25 April 2019 13:30:23
Abdel percaya program Qari Indonesia akan menjadi pilihan tontonan selama Ramadhan. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Komedian Abdel senang dipercaya memandu acara Qari Indonesia yang menjadi salah satu program andalan Rajawali Televisi (RTV) di Ramadhan tahun ini. Menurut Abdel, banyak nilai positif yang bisa dipetik dari acara tersebut.

Menurut Abdel, lewat acara ini masyarakat bisa mendapatkan ilmu tentang membaca ayat-ayat Alquran yang baik, benar, dan indah 

"Saya apresiasi RTV membuat acara yang sakral tapi dikemas secara light. Kami berusaha tidak melanggar kaidah yang ada, tapi bisa dinikmati secara santai," ujar Abdel di JS Luwansa Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/4).

Abdel (Seno/tabloidbintang.com)
Abdel (Seno/tabloidbintang.com)

Dilanjutkan Abdel, para hakim (sebutan juri) yang terlibat pun orang-orang berkompeten di bidangnya. Setiap mereka memiliki spesialisasi masing-masing, baik dalam perkara tajwid, nagham, hingga tafsir dari ayat-ayat yang dibacakan.

"Kami punya 3 hakim, dua qari internasional. Tapi yang menarik, untuk bacaan, nahwu naghom-nya akan dibahas oleh mereka, dan tafsirnya bisa dijelaskan oleh Ustadz Azhari selaku sarjana tafsir. Jadi kita bisa dapat ilmu tanpa merasa digurui, karena hakim-hakim di sini luar biasa," ungkap Abdel.

Abdel percaya program Qari Indonesia akan menjadi pilihan tontonan selama Ramadhan. Apalagi program ini dapat dinikmati oleh semua kalangan.

"Acara ini aman buat keluarga, bisa ditonton anak kecil hingga orang tuanya. Harusnya acara ini bisa menjadi pilihan tontonan selama bulan puasa," pungkas Abdel.

(tov/bin)

Penulis Altov Johar
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.