Jadi Dubber Film Animasi, Robby Purba Hampir Batal Puasa

Supriyanto Rabu, 29 Mei 2019 23:15:23
Robby Purba terlibat dalam film animasi Kiko In The Deep Sea produksi MNC Animation. (Dok tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Robby Purba terlibat dalam film animasi Kiko In The Deep Sea produksi MNC Animation sebagai pengisi suara tokoh pamannya Clara. Bagi Robby, menjadi dubber untuk film animasi memiliki tantangan tersendiri.

Robby mengungkap, menjadi dubber membutuhkan konsentrasi penuh. Apalagi saat take vocal, Robby sempat hampir batal puasa karena tak kuat menahan haus akibat dituntut bersuara berat.

"Banyak perjuangan malah hampir batal puasa karena sudah sakit banget," ungkap Robby Purba di peluncuran poster dan trailer Kiko In The Deep Sea, Studio MNC, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (28/5).

Robby Purba bersama pengisi suara film <em>Kiko In The Deep Sea. </em>(Seno/tabloidbintang.com) 
Robby Purba bersama pengisi suara film&nbsp;<em>Kiko In The Deep Sea. </em>(Seno/tabloidbintang.com)&nbsp;

Meski demikian Robby tetap menjalankan ibadah puasa seperti biasa setelah dibantu kru yang membuatnya semangat kembali, hingga mengurungkan niatnya.

"Malah hampir batal pusa karena sudah sakit banget. Karena disemangati tim jadi enggak batal," ucap Robby.

Robby menceritakan, sengaja menyelesaikan dubbing dalam satu hari di bulan puasa karena memiliki kegiatan yang padat.

"Satu hari aja dan nonstop karena ada schedule lain, maunya beberapa hari tapi schedule padat," pungkas Robby.

Film Animasi Kiko In The Deep Sea akan mulai tayang pada 4 Juli 2019 mendatang, selain Robby Purba ada juga Felicya Angelista dan Arbani Yasiz yang menjadi pengisi suara di film tersebut.

(pri/bin)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.