Disebut Bintang Sinetron Termahal, Nikita Willy Beri Jawaban Mengejutkan

Indra Kurniawan Jumat, 29 Januari 2021 18:00:44
Nikita Willy disebut-sebut pesinetron dengan bayaran termahal hingga mencapai 45 juta per episode (Markuat/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nikita Willy disebut-sebut pesinetron dengan bayaran termahal hingga mencapai 45 juta per episode. Di film lebih wow lagi. Konon ia menerima 500 juta rupiah untuk 1 judul film yang dibintanginya.

Kepada kanal YouTube Boy William, bintang sinetron Putri Yang Ditukar ini mengaku sepanjang berkarier tidak pernah tahu bayaran yang diterima dari sinetron, film, dan iklan. Semua menurut pengakuannya diurus mamanya, Yora.

"Actually i don't know. Gue enggak tahu salary gue berapa. Kayak sinetron atau film, gue enggak tahu dibayar berapa. (Yang terima bayaran) my mom," kata Nikita Willy.

"Jadi kalau misalnya gue masuk berita, gue bayaran terbesar di sinetron bla bla bla, gue cuma bisa bilang amin. Gue emang enggak tahu. Gue enggak mau tahu," tegasnya.

Istri Indra Priawan ini tidak mau berakting di sinetron atau film  hanya karena mengejar bayaran tinggi. Ia berakting karena itu adalah passion yang sudah dimiliki sejak lama. 

"Gue enggak pengin main sinetron, gue berakting gue cari uangnya, karena gue mengejar uang itu," aku aktris 26 tahun.

"Tapi karena itu passion gue. Mau orang bilang, 'ah sinetron capek bla bla bla', tapi emang passion gue dari dulu di situ," jelas Nikita Willy yang sedang merintis usaha di bidang kecantikan.

Nikita Willy mengawaki karier sinetron lewat lakon Fyra di sinetron Jin dan Jun. Sejak itu kariernya melesat cepat seperti anak panah menuju sasaran yang dituju. Terakhir ia membintangi mini seri Cinta Nikita bersama Rizky Billar. 

(Ind)


Penulis Indra Kurniawan
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.