Berburu Kuliner Nusantara di Hutan Kota Bekasi

Ari Kurniawan Senin, 21 Januari 2019 07:15:03
Puluhan UMKM kuliner menyuguhkan menu dari penjuru nusantara. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Bekasi sempat jadi bahan olok-olok di media sosial. Ada yang menyebut Bekasi sebagai planet yang berada jauh dari bumi. Ada juga yang mengatakan butuh paspor khusus untuk bisa datang ke Bekasi. 

Namun anggapan miring itu nampaknya sudah tidak berlaku. Sebab Bekasi sudah menjelma sebagai wilayah penyangga ibu kota yang maju dan modern. 

Bekasi telah memiliki stadion bertaraf internasional. Kesan panas dan semrawut juga terjawab dengan hadirnya hutan kota yang indah dan asri.

"Bekasi sekarang sudah jadi Bekasi yang keren. Bekasi punya stadion kayak Sansiro (Italia). Kita juga punya jembatan yang luar biasa," sebut Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto.   

Pernyataan tersebut disampaikan Tri Adhianto di sela peresmian pusat wisata kuliner Teh Pucuk Harum Food Street, di kawasan Hutan Kota Patriot Candrabhaga dan kawasan GOR Kota Bekasi. Kawasan tersebut merupakan hasil kerja sama Pemkot Bekasi dengan Mayora Group.

Dikatakan Tri Ardhianto, pelaku UMKM di bidang kuliner tumbuh kian pesat. Tri berharap kehadiran pusat wisata kuliner bisa menjadi wadah yang menarik bagi masyarakat. 

"Diharapkan tempat ini bisa menarik warga untuk menikmati sajian kuliner dengan suasana yang berbeda," kata dia. 

Ada puluhan pedagang yang ambil bagian di kawasan kuliner terbaru di Bekasi tersebut. Masing-masing menyuguhkan menu makanan yang beragam, dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Soto Bewati, Gulai Solo, Sate Padang, hingga Pindang Patin Palembang. 

(ari/ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.