Gemar Kolak Pisang untuk Buka Puasa? Lakukan Ini Agar Pisang Cepat Matang

Yuriantin Jumat, 17 Mei 2019 23:30:36
Pie Kolak Pisang

TABLOIDBINTANG.COM - Pisang, buah manis yang jadi favorit banyak orang ini, selalu enak untuk dilahap. Mau dimakan langsung, dijadikan kue, ataupun kolak, tetap tidak akan mengurangi rasa nikmat dari pisang. 

Akan tetapi, pisang baru akan menghasilkan rasa manis dan empuk hanya jika sudah benar-benar matang.

Tidak jarang Anda harus menunggu cukup lama--karena kebanyakan penjual pisang menjual dalam kondisi mentah atau muda--hanya untuk mendapatkan pisang yang siap diolah menjadi berbagai hidangan lezat. 

Sekarang, hal semacam itu tidak perlu dilakukan lagi. Realsimple mengungkap cara untuk membuat buah pisang lebih cepat matang. 

- Jika Anda ingin pisang matang dalam waktu satu atau dua hari: simpan pisang di dalam paper bag. Buah pisang yang sudah "tua" akan menghasilkan ethylene, hormon gas yang mempercepat proses pematangan. Ketika Anda menyimpan pisang di dalam paper bag, pisang akan terpapar hormon tersebut terus menerus, sehingga akan lebih cepat matang.

- Mematangkan pisang dalam waktu satu malam: satukan pisang dengan buah lain, seperti apel, avokad, atau pir di dalam paper bag. Buah-buah tersebut juga menghasilkan ethylene sehingga mempercepat proses pematangan pisang.

- Mematangkan pisang dalam waktu satu jam: jika Anda membutuhkan pisang yang matang untuk membuat kue, pangganglah pisang yang belum dikupas selama satu jam dengan suhu 149 derajat Celsius. Setelah itu, masukkan pisang ke kulkas dan kupas pisang untuk digunakan. 

Pisang yang sudah matang dapat bertahan selama satu minggu apabila disimpan di dalam kulkas. Kulit pisang tetap akan berubah menjadi coklat, namun daging pisang akan awet jika disimpan di kulkas. 

(yuri / wida)

Penulis Yuriantin
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.