Masa Wajib Militer Doojoon Highlight Berakhir Besok, Ini Pesannya untuk Penggemar

Rizki Adis Abeba Kamis, 9 April 2020 21:00:47
Masa wajib militer personel Highlight, Doojoon, segera berakhir pada Jumat (10/04) besok (Allkpop)

TABLOIDBINTANG.COM - Masa wajib militer personel Highlight, Doojoon, segera berakhir pada Jumat (10/04) besok. Sebelumnya, Doojoon mengungkapkan rencana berakhirnya masa tugas militer lewat pesan di media sosial. “Semuanya, terima kasih berkat kalian saya bisa meninggalkan (militer) dengan kenangan indah! Terima kasih, tetaplah berusaha, dan tolong selalu gembira!” pesan Doojoon. 

Saat ini Doojoon tengah mengambil cuti terakhirnya dari militer. Dan situasi Korea yang menghadapi epidemi COVID-19 membuat para tentara militer diperbolehkan untuk tidak kembali ke asrama militer pada cuti terakhirnya, sehingga bisa dikatakan saat ini Doojoon hanya tinggal menunggu tanggal resmi tugas militernya berakhir.

“Belakangan ini saya sering membayangkan apakah kalian semua sehat. Tolong jangan menyerah dan mari kita lawan virus corona! Secara hukum, saya adalah seorang tentara militer hingga 10 April, saya akan kembali setelah beristirahat sejenak. Tolong jaga kesehatan dan sampai jumpa secepatnya!” tulis Doojoon.

Doojoon memulai wajib militer pada 24 Agustus 2018 sebagai polisi militer dan dengan cepat mendapatkan promosi jabatan menjadi kopral. Menurut rencana, Doojoon akan segera melakukan siaran langsung V Live untuk menyapa penggemarnya pada 10 April.

Sementara itu, personel Highlight lainnya akan menyusul Doojoon tahun ini. Yeoseob akan menyelesaikan wajib militer pada 30 Agustus, Kikwang pada 18 November, dan Dongwon pada 8 Desember. 

(riz)

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.