Sejak Mama Saidah Meninggal, Margareth Tak Bisa Tidur

Abdul Rahman Syaukani Rabu, 24 April 2019 20:50:23
Mama Saidah meninggal pada Senin (22/4) sore sekitar pukul 17.00 di Tapanuli Utara. (Rahman/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Mamamia, Margareth, tidak bisa tidur sejak sang ibunda, Mama Saidah, meninggal dunia pada Senin (22/4) lalu di sebuah rumah sakit di Tapanuli Utara. Margareth sangat syok dan terpukul atas musibah ini.

"Jujur sampai sekarang saya belum tidur. Ngerti lah Mas gimana rasanya. Saya harus tegar tapi tak bisa bohong. Saya harus tegar karena Papa saya sakit," kata Margareth sambil menangis kepada tabloidbintang.com saat ditemui di rumah duka di Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (23/4).

Ayah Margareth didiagnosa menderita penyakit gula dan tekanan darah tinggi sejak sekitar 5 tahun silam. Kondisinya cukup parah. Untuk sekedar berjalan dia harus dibantu orang lain.

Mama Saidah dan Margareth. (Markuat/tabloidbintang.com)
Mama Saidah dan Margareth. (Markuat/tabloidbintang.com)

Di hadapan ayahnya, Margareth berusaha tabah menghadapi musibah meninggalnya Mama Saidah. Dia tak mau kondisi kesehatan ayahnya semakin drop.

"Dari tadi di pesawat dada saya sakit karena enggak bisa dikeluarkan gitu tangisannya. Saya nangis, cuma begitu ada Bapak saya diam, enggak ada Bapak menangis lagi, ada Bapak diam. Keganjel gitu," tutur Margareth sedih.

Mama Saidah meninggal pada Senin (22/4) sore sekitar pukul 17.00 di Tapanuli Utara. Dia mengembuskan napas terakhir di usia 74 tahun. Mama Saidah meninggalkan seorang suami dan 6 orang anak.

Nama Mama Saidah sempat mencuri perhatian publik ketika dia mengikuti ajang pencarian bakat Mamamia bersama Margareth pada 2007 silam.

Jenazah Mama Saidah akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan pada Kamis (25/4) besok.

(man/bin)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.