Video Raffi Ahmad di Ranjang, Netizen Salah Fokus Uang Jajan Rafathar

Christiya Dika Handayani Jumat, 13 September 2019 12:30:53
Rafathar dan Raffi Ahmad (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Raffi Ahmad baru-baru ini membagikan video kebersamaan dengan putranya, Rafathar Malik Ahmad di pagi hari. Raffi yang baru bangun tidur, menyapa sang buah hati yang hendak pergi ke sekolah.

 

"Mau kemana?," tanya Raffi Ahmad dengan wajah khas bangun tidur. "Mau sekolah," jawab Rafathar.

"Biar jadi apa? Biar besar jadi apa?," tanya Raffi lagi. "Lupa," ucap Rafathar.

"Lupa?," sahut Raffi sembari mencium kening putranya.

Video yang diunggah Raffi Ahmad ke Instastory-nya itu dibagikan ulang sejumlah akun, salah satunya akun fanbase @chevirgo.

Uang Jajan Rafathar
Uang Jajan Rafathar

Melihat video tersebut, sejumlah netizen justru salah fokus dengan uang jajan yang dipegang Rafathar. Pasalnya, bocah berusia 4 tahun itu tampak memegang uang lembar dengan nominal Rp. 100 ribu.

Banyak dari mereka menilai uang jajan Rafathar itu terlalu besar dan dapat digunakan untuk membeli bermacam hal. Mereka lantas menjuluki Rafathar Malik Ahmad sebagai 'anak sultan' lantaran hidupnya dipenuhi dengan kemewahan.

"Uang jajannya bisa buat beli beras, belanja sayur, ikan, elpiji, aqua galon, sisanya buat beli bakso dan naik kereta kelinci+jajan anak aku. Uang jajan kita sama a, bedanya aku untuk 1 keluarga, kamu untuk jajan doang," kata seorang netizen.

"Masih TK aja udah 100rb jajanya gimana SMA wkwk. Anak sultan mah bebas," sahut netizen.

"SALFOK sama uang sakunya aa, dulu mag aku SD aja jajan cuma 500 rupiah, aa TK udah 100rban. Jiwa misqueenku berteriak aa," ujar netizen lain.

(dika / ray)

View this post on Instagram

Mowninggg the ahmad 💙 📹 @raffinagita1717

A post shared by (@chevirgo) on

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.