Baru Melahirkan, Tantri Kotak Akui Kangen Manggung

RIK Senin, 24 Pebruari 2020 07:30:46
Tantri Kotak melahirkan anak keduanya pada Kamis (20/2), melalui proses persalinan sesar. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Vokalis grup band Kotak, Tantri, melahirkan anak keduanya pada Kamis (20/2), melalui proses persalinan sesar. Meski baru melahirkan, Tantri mengakui jika ia cukup rindu untuk manggung lagi bareng Kotak. 

"Saya juga kangen manggung," kata Tantri Kotak, di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2). 

"Saya break dari Kotak itu kan Desember (2019), InsyaAllah kalau diizinkan dan nggak ada halangan di bulan Juli lah (balik lagi jadi vokalis Kotak), tapi kalau tidak halangan," tambahnya. 

Tantri Kotak melahirkan anak keduanya pada Kamis (20/2), melalui proses persalinan sesar. (Instagram)
Tantri Kotak melahirkan anak keduanya pada Kamis (20/2), melalui proses persalinan sesar. (Instagram)

Namun begitu, insting Tantri sebagai ibu tetap lah kuat. Di balik kerinduannya untuk kembali naik panggung, ia juga ingin menghabiskan waktu cutinya dari Kotak untuk dicurahkan pada sang anak. 

Sebisa mungkin, bagi Tantri, dirinya lebih ingin merawat anaknya sendiri dengan bantuan orangtua ketimbang mempercayakan anaknya yang masih kecil pada pengasuh. 

"Dari anak pertama pun alhamdulillah sampai usia 2 tahun aku handle sendiri, aku tetep sama mamah. Kalau misalkan yang sekarang sama aja, aku belum terlalu percaya sama orang, kalaupun harus ditinggal titip sama keluarga," pungkas Tantri Kotak

Tantri Kotak melahirkan anak keduanya pada Kamis (20/2), melalui proses persalinan sesar. (Instagram)
Tantri Kotak melahirkan anak keduanya pada Kamis (20/2), melalui proses persalinan sesar. (Instagram)

(rik)
 

Penulis RIK
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.