Hanya Sandiaga Uno yang Tren Elektabilitasnya Naik, Menurut Survei CRC

TEMPO Senin, 11 Pebruari 2019 18:50:10
Sandiaga Uno (TEMPO)

TABLOIDBINTANG.COM - Di antara kandidat calon presiden dan wakil presiden 2019, hanya Sandiaga Uno yang memiliki tren elektabilitas naik, kata hasil sigi teranyar lembaga survei Celebes Research Center (CRC). Tren ini diukur sejak masa kampanye dibuka September 2018 hingga Januari 2019.

"Tren elektabilitas Joko Widodo turun 0,8 persen, Prabowo Subianto turun 3,4 persen, Ma'ruf Amin turun 0,2 persen, sementara Sandiaga Uno naik 1,2 persen," kata Herman Heizer, Direktur Eksekutif CRC dalam pemaparannya di kedai Bakoel Koffie, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 10 Februari 2019.

Jokowi, dalam survei tingkat popularitas dan akseptabilitas para calon, masih unggul dengan dikenali 99,5 responden dan 84,2 persen di antaranya menyukai Jokowi. Sementara itu, 95,8 persen responden mengenali Prabowo dan 76,4 persen di antaranya menyukai Prabowo.

Sementara di posisi calon wakil presiden, 90,3 persen mengetahui Ma'ruf Amin dan 79,8 persen di antaranya menyukai Ma'ruf. Sandiaga dikenali 90,2 persen responden dan 78,9 persen di antaranya menyukai Sandiaga.

Survei CRC secara keseluruhan juga menemukan elektabilitas Jokowi - Ma'ruf sebanyak 56,1 persen, Prabowo - Sandiaga 31,7 persen, dan 12,2 persen belum menentukan pilihan. Survei ini digelar pada 23-31 Januari 2019 dengan melibatkan 1.200 responden yang memiliki hak pilih di seluruh provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan ialah multistage random sampling dan memiliki toleransi kesalahan dugaan kurang lebih 2,83 persen. Survei ini juga menerapkan quality control sebesar 20 persen dari total sampel.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.