Kata Anak, Eddy Riwanto Punya Riwayat Sakit Jantung Semasa Hidup

Altov Johar Selasa, 30 April 2019 12:30:23
Aktor senior Eddy Riwanto meninggal dunia di usianya yang ke 63. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Aktor senior Eddy Riwanto meninggal dunia di usianya yang ke 63. Eddy mengembuskan napas terakhirnya di lokasi syuting Cinta Suci di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Senin (29/4), usai menunaikan salat Ashar.

Renalda, anak Eddy Riwanto mengungkapkan, sang ayah memang memiliki riwayat sakit jantung semasa hidup. Hanya saja almarhum hanya menjalani pengobatan secara tradisional untuk menyembuhkan sakitnya.

"Jantung memang ada cuma memang hanya berobat secara tradisional saja," ujar Renalda ditemui di rumah duka, Kawasan Pekayon, Bekasi, Selasa (30/4).

Suasana di lokasi pemakaman Eddy Riwanto. (Altov/tabloidbintang.com)
Suasana di lokasi pemakaman Eddy Riwanto. (Altov/tabloidbintang.com)

Sudah dua tahun terakhir almarhum berjuang melawan sakit jantung yang diderita. Sebelum akhirnya Eddy Riwanto harus menghadap kepada Sang Ilahi. "Jantung sudah sekitar setahunan-dua tahunan lalu," imbuh Renalda.

Sementara ini Renalda belum mengetahui penyebab ayahnya meninggal dunia. Selain sakit jantung yang diderita, ia menduga sang ayah kelelahan menjalani aktivitas.

"Kalau itu aku belum tahu, ya mungkin capek juga kali ya. Dan jantung juga dia punya, cuma enggak terlalu ini sih," pungkas Renalda.

Sebelumnya Eddy Riwanto sempat dilarikan ke Rumah Sakit Melia Cibubur Jakarta Timur pada pukul 16.09 WIB. Tapi berdasarkan penjelasan dokter yang memeriksa Eddy Riwanto, yang bersangkutan meninggal dunia pada pukul 16.26 WIB atau ketika masih dalam perjalanan menuju rumah sakit.

(tov/bin)

Penulis Altov Johar
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.