Gagal Lolos ke DPR, Angel Karamoy Tak Kapok Nyaleg

Ari Kurniawan Sabtu, 1 Juni 2019 18:00:32
Angel Karamoy gagal mewujudkan keinginannya untuk duduk di DPR RI. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Angel Karamoy gagal mewujudkan keinginannya untuk duduk di DPR RI. Angel yang maju sebagai calon anggota legislatif dari Dapil Jawa Barat VI tidak mendapat suara yang cukup untuk lolos ke Sanayan. 

Kendati demikian, Angel Karamoy tak mau larut dalam kekecewaan. Angel tetap mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan suara untuknya pada Pemilu 2019. 

"Untuk saat ini memang belum bisa masuk ke legislatif, tapi aku apresiasi sekali buat banyak masyarakat Depok dan Bekasi yang sudah mempercayakan suaranya dan aspirasinya untuk aku. Suara itu tidak sia-sia tetap aku akan perjuangkan," kata Angel Karamoy, di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (31/5).

Angel Karamoy gagal mewujudkan keinginannya untuk duduk di DPR RI. (Seno/tabloidbintang.com)
Angel Karamoy gagal mewujudkan keinginannya untuk duduk di DPR RI. (Seno/tabloidbintang.com)

Bagi Angel Karamoy, Pemilu 2019 mengajarkan banyak hal untuk dirinya yang baru pertama kali terjun ke pentas politik. Angel cukup bangga dengan 48 ribu suara yang dia dapat. "Nggak (kapok), nggak sama sekali," ucap Angel Karamoy. 

Angel Karamoy pun siap untuk kembali maju di Pemilu mendatang. "Pengalaman paling berkesan bisa bertemu banyak tokoh politik, bertukar pikiran, bisa tahu lebih banyak, oh ternyata dunia politik nggak seseram dan sesulit yang kita pikirkan," tutur Angel Karamoy

Angel Karamoy gagal mewujudkan keinginannya untuk duduk di DPR RI. (Seno/tabloidbintang.com)
Angel Karamoy gagal mewujudkan keinginannya untuk duduk di DPR RI. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.