Mendekam di Rutan Salemba, Sandy Tumiwa Merasa Seperti Nostalgia

Ari Kurniawan Jumat, 12 Juli 2019 10:15:21
Sandy Tumiwa harus kembali berurusan dengan hukum. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sandy Tumiwa harus kembali berurusan dengan hukum. Setelah sempat dibui karena kasus penipuan, mantan suami Tessa Kaunang itu kembali ditahan karena penyalahgunaan narkoba. 

Sandy Tumiwa mengaku senang ditempatkan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, tempat yang sama ketika ia menjalani hukuman atas kasus terdahulu. 

"Seperti nostalgia, belajar di sana, ketemu dengan pembina-pembina, petugas, kawan-kawan juga di sana yang akhirnya memberikan saya semangat lagi. Yaitu jangan pernah takut gagal," kata Sandy Tumiwa, sebelum menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (11/7). 

Sandy Tumiwa harus kembali berurusan dengan hukum. (Ari/tabloidbintang.com)
Sandy Tumiwa harus kembali berurusan dengan hukum. (Ari/tabloidbintang.com)

"Yang utama adalah terus bangkit dan perbaiki diri. Itu yang saya sangat terharu. Saya senang," imbuhnya. 

Saat ini, Sandy Tumiwa tidak ingin terlalu memikirkan proses hukum yang berjalan. Semuanya ia serahkan kepada tim kuasa hukum. Sandy mengatakan fokusnya sekarang adalah untuk sembuh dari ketergantungan narkoba dan memulai hidup yang baru. 

"Ya saya sudah bilang kan fokus saya cuma ingin sembuh. Itu aja. Ingin pulih dan ingin kembali beraktivitas dan melakukan hal positif," bilang Sandy Tumiwa. 

Sandi Tumiwa ditangkap pihak berwajib di Hotel The Grove, Jakarta Selatan, Jumat, 1 Maret 2019. Dalam penangkapan itu polisi mengamankan barang bukti berupa sabu sisa pakai seberat 0,23 gram serta alat hisapnya.

Sandy Tumiwa harus kembali berurusan dengan hukum. (Ari/tabloidbintang.com)
Sandy Tumiwa harus kembali berurusan dengan hukum. (Ari/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.