Kinerja Artis sebagai Anggota Dewan Diragukan, Ini Kata Krisdayanti

Altov Johar Rabu, 2 Oktober 2019 08:00:03
Krisdayanti terpilih jadi anggota DPR. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Artis menjadi anggota dewan bukan sesuatu yang baru. Hanya saja, tidak sedikit yang meragukan kinera para artis yang duduk di kursi parlemen. Bahkan hal itu sudah terlihat di kolom komentar foto Krisdayanti bersama Mulan Jameela bersama 9 perempuan lain yang terpilih menjadi anggota dewan periode 2019-2024.

Seperti diketahui, Mulan Jameela terpilih setelah gugatannya dikabulkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap Partai Gerindra, yang mengusungnya di Pemilu 2019. Adapun Krisdayanti melenggang ke Senayan setelah menang telak pada pemilu kemarin di Dapil Jawa Timur V.

Lantas apa tanggapan Krisdayanti terkait keraguan sejumlah orang terhadap kinerja artis yang duduk di kursi parlemen?

"Enggak bisa punya konotasi yang buruk terhadap kinerja artis yang hanya 5 persen di parlemen. Jadi bukan tidak mungkin, kinerja artis atau tidak artis mendapatkan posisi-posisi yang strategis di parlemen," ujar Krisdayanti di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10).

Krisdayanti memberikan contoh salah satu artis yang sukses menjalani karier di dunia politik. Dia adalah Tantowi Yahya, yang pernah menjabat sebagai Ketua Banggar, Ketua Komisi, hingga akhirnya menjadi Duta Besar RI untuk Selandia Baru.

"Kalau kita lihat seperti Tantowi Yahya, beliau pernah jadi ketua banggar, ketua komisi jadi itu adalah penyemangat buat diri kita. Sejauh kita mau bekerja, kita mau belajar, kita mau bekerja lintas komisi dan juga kita punya hak untuk memberikan ide untuk pembuatan undang-undang, jadi semuanya insya Allah bisa kita lakukan," urai Krisdayanti.

(tov/ari)

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.