Disebut Pecundang oleh Deddy Corbuzier, Aldi Taher: Biasa, Romantisme Kakak Adik

Supriyanto Senin, 17 Mei 2021 13:30:23
Aldi Taher membuat Deddy Corbuzier kesal hingga menyebut mantan suami siri Dewi Perssik itu sebagai pecundang. (Dok tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Aldi Taher membuat Deddy Corbuzier kesal hingga menyebut mantan suami siri Dewi Perssik itu sebagai pecundang. Kekesalan itu diungkap Deddy melalui channel YouTube miliknya  hingga jadi pembicaraan hangat di media sosial.

Mengenai hal itu, Aldi Taher tampak santai. Pemain film Mak Ijah Pengen ke Mekah itu mengaku hubungan dengan Deddy Corbuzier baik dan tidak sedang ada masalah.

"Insyaallah kita selalu dalam lindungan Allah. Yang jelas sebenarnya enggak ada masalah apa-apa," ujar Aldi Taher kepada wartawan lewat telepon, Minggu (16/5).

Aldi Taher mengatakan konflik dengan Deddy Corbuzier merupakan hal kecil yang tidak perlu dibesar-besarkan. Menurutnya, kejadian itu hanya romantismenya dengan Deddy Corbuzier sebagai kakak dan adik.

Deddy Corbuzier (Seno/tabloidbintang.com)
Deddy Corbuzier (Seno/tabloidbintang.com)

"Ya kayak biasanya, romantisme kakak-adik," jelas Aldi santai.

Lebih lanjut, Aldi Taher pun mengaku ingin sekali bersilaturahmi dengan Deddy Corbuzier di momen lebaran ini. Meski belum sempat bertemu Aldi pun mengucapkan permohonan maafnya.

"Yang jelas kita di momen Lebaran, kita saling silaturahmi. Walaupun belum sempat ketemu karena kesibukan masing-masing," tutur Aldi Taher.

"Sudah mengucapkan Aldi, minalaidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin. Udah nge-DM juga dan saling mendoakan. I love you so much Om Deddy. Pokoknya enggak ada masalah apa-apa. Kita saling mendoakan," pungkas Aldi Taher.

(pri)


Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.