Kebanggaan Bunga Citra Lestari Sebagai Ibu dan Seniman

Wayan Diananto Monday, 24 April 2017
Kebanggaan Bunga Citra Lestari Sebagai Ibu dan Seniman (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Tak ada yang bisa dilakukan Bunga dan Ashraf kecuali bersabar dan terus berikhtiar. Selain itu, ia terus menguatkan pertalian dengan putranya, Noah. Bunga berbagi momen bersama Noah yang membesarkan hatinya. 

 Itu terjadi bulan lalu, ketika ia rampung menggelar konser tunggal, 1 Maret 2017. Kamis (2/3), Bunga terjaga. Bersamaan dengan terbitnya matahari, terbit pula rasa sedih. Tiba-tiba ia merasa semua kerja keras dan kebersamaan tim di konser selesai begitu saja. Suasana hati hari itu terjun bebas. 

“Mungkin ini yang namanya concert blues syndrome. Habis konser, saya merasa kehilangan. Konser itu saya kerjakan bersama teman-teman terdekat. Selama ini saya enggak menyangka, teman-teman memiliki kapasitas besar dalam menghadirkan konser tunggal untuk saya. Hasilnya, lebih daripada yang saya bayangkan,” ujar bintang sinetron Bayu Cinta Luna.

Kebanggaan Bunga Citra Lestari Sebagai Ibu dan Seniman (Seno/tabloidbintang.com)
Kebanggaan Bunga Citra Lestari Sebagai Ibu dan Seniman (Seno/tabloidbintang.com)

Concert blues syndrome membuat Bunga ingin merasakan lagi ganti rambut dan baju selama 1 menit 30 detik. Mendadak ia kangen geladi resik bersama band dan penari. Maklum, momen seperti itu tidak terjadi pada pertunjukan biasa. Noah mengembalikan kepercayaan diri Bunga.

Bunga tidak pernah melihat putranya demikian bahagia. Terakhir, ia melihat Noah sebahagia itu ketika menonton film My Stupid Boss. Selama konser, putranya duduk persis di depan panggung bersama Ashraf. Keesokan harinya, ia bangun kesiangan, terlambat masuk sekolah. Sampai guru mempertanyakan, kenapa Noah yang biasanya disiplin terlambat? Hari yang sama, ibunda Ashraf dari Malaysia menanyai Noah. 

“So, how was Mommy in the concert?”

Kebanggaan Bunga Citra Lestari Sebagai Ibu dan Seniman (Seno/tabloidbintang.com)
Kebanggaan Bunga Citra Lestari Sebagai Ibu dan Seniman (Seno/tabloidbintang.com)

“Mommy was awesome,” jawab Noah polos.

Hati Bunga berdesir. Perlahan, concert blues syndrome yang menjangkitinya meluntur.

“Noah bukan tipe yang gampang melontarkan pujian kepada siapa pun, termasuk kepada ibu bapaknya. Buat saya pujian itu sangat berarti. Hari itu, saya mendapatkan dua kebanggaan. Sebagai ibu dan seniman. Berbulan-bulan saya sering meninggalkan anak buat latihan dan persiapan konser. Ketika pada hari H ia bisa menikmati, saya terharu,” ujar Bunga.

 

(wyn/gur)

 

Penulis Wayan Diananto
Editor Tubagus Guritno
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.