3 Fakta Menarik Dari Lokasi Syuting Film Happy Death Day

Wayan Diananto Friday, 13 October 2017
Film Happy Death Day dijadwalkan akan tayang di Indonesia minggu depan. (Foto: Dok. Deenofgeek)

TABLOIDBINTANG.COM - Aneh tapi nyata! Seorang mahasiswi bernama Tree Gelbman (Jessica Rothe) terjaga dari mimpi. Dalam mimpinya itu, ia dibunuh oleh laki-laki bertopeng. Anehnya, saat terbangun ia berada di tempat yang sama dengan orang yang sama pada hari sebelumnya. Bahkan, dialog dan kejadian setelah bangun tidur sama persis dengan hari sebelumnya yakni Senin, 18 September.

Awalnya, Tree merasa ini hanyalah dejavu. Celakanya, pada hari itu ia bertemu kembali dengan pembunuh yang sama. Ia ditusuk dengan sebilah pisau lalu terjaga di tempat yang sama, bertemu dengan orang yang sama, dan kejadian-kejadian berikutnya pun sama. Tree merasa mulai gila. Sampai akhirnya, ia menyadari ada yang benar-benar berusaha menghabisinya.

Itulah inti cerita film Happy Death Day. Film ini akan dirilis di jaringan bioskop Indonesia minggu depan. Sebelum menonton, simaklah 3 fakta untuk dari balik layar film Happy death Day.

  1. Rencana penggarapan film Happy Death Day sudah terdengar sejak Juli 2007 dengan bintang Megan Fox dan diproduksi oleh Michael Bay dengan judul Half to Death.

  2. Pada Oktober 2016 Universal memberi lampu hijau film ini untuk diproduksi secara resmi bersama Blumhouse Pictures dengan sutradara sekaligus penulis naskah Christopher B. Landon. Christopher dikenal publik lewat film Disturbia dan Paranormal Activity 4. Sementara Jessica Rothe dikenal publik setelah membintangi film peraih 6 Oscar, La La Land.

  3. Topeng pembunuh di film Happy Death Day didesain Christopher B. Landon tak lama setelah anaknya lahir. Desain topeng itu disebut Christopher sebagai gambaran mimpi terburuknya saat itu.

( wyn / wyn )

Penulis Wayan Diananto
Editor Wayan Diananto
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.