Kata Nikita Mirzani, Billy Syahputra Menangis Dengar Kriss Hatta Ditahan

Supriyanto Kamis, 11 April 2019 12:15:45
Nikita Mirzani (Altov / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Penangkapan Kriss Hatta dengan dugaan kasus pemalsuan dokumen nikah atas laporan Hilda Vitria Khan membuat Billy Syahputra Menangis. Hal tersebut diungkap oleh Nikita Mirzani.

Saat pertama mendengar kabar Kriss Hatta ditahan, Billy Syahputra langsung menghubungi Nikita.

Billy Syahputra (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Billy Syahputra (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

"Dia (Billy Syahputra) nangis, kemarin dia nangis dia telepon 'mami di mana?', lagi kerja gitu kan, kenapa bang Billy akhirnya yaudah telpon aja. 'Mami katanya udah liat belum videonya', video apa, oh dia (Kriss Hatta) udah ditahan," ungkap Nikita Mirzani usai mengisi acara di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (10/4).

Dikatakan Nikita, adik kandung almarhum Olga Syahputra itu pun menangis saat menelepon dirinya.

Kriss Hatta (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Kriss Hatta (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

"Dia nangis, nangisnya itu mungkin kan selama ini dia ditindas ya, dia bilang artis warisan, adeknya juga dibilang tukang parkir," beber Nikita Mirzani.

Menurut Nikita Mirzani, Billy Syahputra menangis karena rasa syukur bahwa orang yabg diabggap menzolimi mendapat ganjaran.

"Sekarang mungkin nangisnya nangis bersyukur karena gara-gara mulut dia (Kriss Hatta) kan menggiring opini masyarakat akhirnya orang pada ngebully, setiap apa dibully, sampe kerjaan Billy juga sempet saat itu juga nggak nyaman karena dikit-dikit dilaporkan ke KPI akhirnya ujungnya begini alhamdulillah sih," pungkas Nikita Mirzani.

(pri / ray)

Penulis Supriyanto
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.