Kalina Tiba-tiba Bawa Vicky Prasetyo, Ayah: Romannya Nganggap Gue Nggak Ada

Supriyanto Selasa, 23 Pebruari 2021 14:30:23
Kalina Oktarani dan Vicky Prasetyo batal menikah di Februari 2021 kemarin. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kalina Oktarani dan Vicky Prasetyo batal menikah di Februari 2021 kemarin karena belum mendapat restu dari ayahnya. Kalina mengaku batal nikah bukan karena Vicky, melainkan ada masalah internal keluarganya.

Bayu, adik sambung Kalina Oktarani membeberkan masalah apa yang tengah dihadapi Kalina sehingga ayah kandungnya enggan memberi izin nikah sebagai kelengkapan administratif di Kantor Urusan Agama (KUA).

"Kalau memang bapak saya menolak untuk dia (Vicky) datang segala macam yang kayak gini enggak saya ladenin," ujar Bayu di rumahnya di kawasan Tangerang.

Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani. (Seno/tabloidbintang.com)
Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani. (Seno/tabloidbintang.com)

Bayu mengungkap, ayahnya sudah jenuh dengan pernikahan Kalina Oktarani yang sudah tiga kali tak sesuai harapan. Ia mengatakan Kalina bercerai tak pernah bicara dengan keluarga.

"Kalau kata orang Betawi capek udah gue urusin, papa namanya orang Betawi, tiba-tiba cerai aja. Ya kita kan enggak tahu ya namanya juga rumah tangga," kata Bayu.

Dikatakannya, Kalina Oktarani memang sudah lama tidak berkomunikasi dengan sang ayah. Tiba-tiba datang ke rumah dengan membawa pria pilihannya.

"Lama enggak ada komunikasi datang ke rumah sama yang ketiga. Ada apa, dia bilang ini pacar Rani dalam waktu dekat ini mau serius. Dari situ berapa bulan pas mau bulan puasa tiba-tiba nikah. Bapak saya bilang 'waduh kakak lu romannya nganggap gue enggak ada'," pungkas Bayu.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.