Komentar Kartika Putri Soal Tangisan Nagita Slavina

Supriyanto Jumat, 28 April 2017 08:20:41
Kartika Putri komentari tangisan Nagita Slavina di program Hitam Putih Trans7. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nagita Slavina bercucuran air mata saat menyampaikan pesan untuk sang putra, Rafathar Malik Ahmad, di program Hitam Putih Trans7 yang dipandu oleh Deddy Corbuzier. Momen tersebut membuat publik bertanya-tanya, ada persoalan apa yang membuat Gigi menangis tersedu-sedu?

Kartika Putri, sahabat Nagita dan Raffi Ahmad memberikan komentar mengenai tangisan Nagita. Menurut Kartika, keluarnya air mata Gigi adalah suatu hal wajar untuk seorang ibu yang sayang kepada anaknya.

"Normal sih ya, karena buat aku pribadi emosional perempuan kan enggak bisa kontrol. Sensitifnya perempuan juga enggak bisa kontrol. Jadi buat aku pribadi tuh enggak ada hal-hal yang terlalu gimana banget," ujar Kartika Putri usai mengisi acara Rumpi No Secret di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (27/4).

Kartika Putri komentari tangisan Nagita Slavina di program Hitam Putih Trans7. (Seno/tabloidbintang.com)
Kartika Putri komentari tangisan Nagita Slavina di program Hitam Putih Trans7. (Seno/tabloidbintang.com)

Meski belum punya pengalaman sebagai seorang ibu, Kartika Putri memahami betapa emosionalnya perasaan wanita ketika sudah memiliki anak.

"Hal yang normal ketika seorang ibu bicarakan soal anak, mungkin bisa jadi tangis bahagia karena dia sekarang menjadi seorang ibu. Kan kita enggak pernah nyangka juga bisa jadi seorang ibu," terang Kartika Putri.

"Enggak bisa nyangka kita bisa kayak gini. Kan kita enggak tahu apa yang ada dipikiran orang pada saat itu," pungkas Kartika Putri.

(pri/ari)


Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.