Video Preweding Baim Wong dan Paula Verhoeven Rusak, Kok Bisa?

Altov Johar Rabu, 5 September 2018 08:15:20
Baim Wong dan Paula Verhoeven melakukan pemotretan prewedding di Jepang. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Jelang menikah, Baim Wong dan Paula Verhoeven melakukan pemotretan prewedding di Jepang. Sayang, momen yang mereka abadikan dalam bentuk foto dan video ternyata rusak.

Baim Wong menuturkan, hal itu karena kesalahan dalam pengaturan di kameranya. Walhasil Baim dan Paula Verhoeven tak memiliki kenangan dalam bentuk video selama sepekan berada di Jepang.

"Iya, dan video nya rusak lagi, karena salah setting. Kan kamera ada pengaturannya ya. Jadi seminggu di sana enggak ada videonya deh," ungkap Baim Wong di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (4/9).

Baim Wong dan Paula Verhoeven melakukan pemotretan prewedding di Jepang. (Altov/tabloidbintang.com)
Baim Wong dan Paula Verhoeven melakukan pemotretan prewedding di Jepang. (Altov/tabloidbintang.com)

Baim Wong mengatakan, untuk foto masih ada yang selamat. Sementara semua video hilang. Padahal banyak momen yang diabadikannya bersama keluarga dan keponakan saat berada di Jepang.

"Kenangan untuk kita enggak ada sama sekali. Di situ juga sama keluarga, sama ponakan saya yang bercita cita ingin ke Disney Land, semua ada di kamera itu," paparnya.

Mengingat waktu dan biaya yang harus dikeluarkan, Baim Wong dan Paula tidak mungkin melakukan pemotretan ulang. "Harus bikin yang baru tapi entar aja ah pas honeymoon, hahaha," pungkas Paula Verhoeven. 

Baim Wong dan Paula Verhoeven melakukan pemotretan prewedding di Jepang. (Altov/tabloidbintang.com)
Baim Wong dan Paula Verhoeven melakukan pemotretan prewedding di Jepang. (Altov/tabloidbintang.com)

(tov/ari)

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.