Perankan Ustaz, Ali Syakieb Langsung Hapal Doa Merukiyah dalam Waktu Sehari

Supriyanto Kamis, 8 Agustus 2019 14:00:23
Dalam film horor Makmum, Ali Syakieb berperan sebagai ustaz. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dalam film horor Makmum, Ali Syakieb berperan sebagai ustaz. Meski sudah beberapa kali memainkan karakter ustaz, Ali mengaku dalam film produksi Dee Company itu menemukan tantangan baru.

Mantan kekasih Citra Kirana itu mengungkap, dirinya dituntut untuk menghafal doa untuk merukiyah. Tentu itu bukan perkara gampang lantaran Ali Syakieb belum pernah merukiyah orang.

"Karakter ustaz sudah terbiasa dari sebelum- sebelumnya. Yang sulitnya di sini kita membaca doa dan merukiyah yang benar seperti apa emosinya seperti apa, bukan sekedar baca doa doang, itu kesulitannya," ungkap Ali Syakieb di gala premier Makmum, XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/8).

Ali Syakieb (Seno/tabloidbintang.com)
Ali Syakieb (Seno/tabloidbintang.com)

"Kita dikasih surat gitu, waktu itu enggak jadi di take scene-nya karena doanya susah dan panjang dan panggil guru ngaji buat ngapalin," terang Ali Syakieb menambahkan.

Karena punya latar belakang sering ikut pengajian, Ali Syakieb pun merasa terbantu saat diminta menghapal doa-doa merukiyah.

"Alhamdulillah seharian full, doa asafat 1 sampai 10. Sedikit ada kesulitan dan panjang bener-nya harus benar," kata Ali Syakieb.

Tak hanya itu, selama proses syuting Ali Syakieb juga merasakan kejadian yang menyeramkan ada yang memperhatikan dari jauh.

"Apa yang terjadi kayak di film Makmum, diikuti, belum pernah. Tapi kalau salat malam ngerasa ada yang ngeliatin sih sering. Cuma kalau diikuti dari belakang Allahu akbar gitu belum sih. Aku pribadi jujur kalau kayak gitu langkah seribu sih, parno lah," pungkas Ali Syakieb.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.